Anda berminat buat Buku Tamu seperti ini?
Klik disini

9 November 2010

Apa sebetulnya "awan petruk"?


Fenomena "awan petruk", yang terjadi pada 25 Oktober di dekat Merapi sebelum letusan besar, dapat dilihat dari Magelang, Jawa Tengah.Masyarakat lalu menghubung-hubungkan awan itu dengan letusan Merapi sehari kemudian.
Menurut peneliti gunung api dari Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Igan Sutawijaya, awan itu sebetulnya asap akibat erupsi vertikal Merapi. Asap itu membawa gas solfatara berikut abu-abu vulkanik. Asap ini mirip dengan wedhus gembel hanya saja gerakannya membubung tinggi ke angkasa. "Angin dan awan mungkin saja membentuknya menjadi formasi itu," kata Igan yang dihubungi lewat telepon pada Senin (8/10). Igan juga menambahkan kalau dari daerah selain Magelang, awan itu bisa saja tampak berbeda.

Igan juga menegaskan kalau asap seperti ini sudah biasa dikeluarkan gunung api. Asapnya bisa saja berhubungan dengan erupsi, tapi bentuknya tidak menentukan kejadian erupsi, jelasnya.

"Awan petruk" yang diambil gambarnya oleh Suswanto, warga Srumbuung, Magelang, pada 25 Oktober selepas subuh, memperoleh nama dari satu tokoh punakawan dalam pewayangan Jawa. Tokoh wayang bernama Petruk itu dapat dikenali dengan hidungnya yang panjang.

Ketika muncul awan yang penampakannya mirip Petruk, banyak penafsiran yang muncul. Sastrawan Jawa modern Suwardi Endraswara berkata kepada Detikcom kalau ada tafsiran yang menyebutkan kalau kemunculan awan petruk yang mengarah ke selatan berarti "meninggalkan". "Artinya bisa meninggalkan hal-hal jelek agar tidak dihukum Tuhan atau meninggalkan Merapi karena berbahaya," jelas Suwardi.

Ponimin, yang disebut-sebut pengganti Mbah Maridjan sebagai juru kunci Merapi, menyatakan bahwa sosok mirip Petruk itu merupakan salah satu penunggu Merapi. Menurutnya, seperti ditulis Detikcom, hidung Petruk yang menghadap Yogyakarta mengandung arti Merapi mengincar Yogyakarta.

Sumber: National Geographic

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Assalamu Alaikum wr-wb, perkenalkan nama saya ibu Rosnida zainab asal Kalimantan Timur, saya ingin mempublikasikan KISAH KESUKSESAN saya menjadi seorang PNS. saya ingin berbagi kesuksesan keseluruh pegawai honorer di instansi pemerintahan manapun, saya mengabdikan diri sebagai guru disebuah desa terpencil, dan disini daerah tempat mengajar hanya dialiri listrik tenaga surya, saya melakukan ini demi kepentingan anak murid saya yang ingin menggapai cita-cita, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 70 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, pada suatu hari sekolah tempat saya mengajar mendapat tamu istimewa dari salah seorang pejabat tinggi dari kantor BKN pusat karena saya sendiri mendapat penghargaan pengawai honorer teladan, disinilah awal perkenalan saya dengan beliau, dan secara kebetulan beliau menitipkan nomor hp pribadinya 0853-1144-2258 atas nama Drs Tauhid SH.MSI beliaulah yang selama ini membantu perjalan karir saya menjadi PEGAWAI NEGERI SIPIL. alhamdulillah berkat bantuan bapak Drs Tauhid SH.MSI SK saya dan 2 teman saya sudah keluar, jadi teman2 jangan pernah putus asah kalau sudah waktunya tuhan pasti kasih jalan, Wassalamu Alaikum Wr Wr ..

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger